Langsung ke konten utama

Bonjour PARIS

Bonjour Paris.. ahkirnya mendarat juga di Paris!!!

keluar dari peswat langsung di periksa di pintu peswat.
paspor di cek
ada yang bertugas bawa kaca pembesar ga tau paspor kita dilihat apanya
trus kita ambil bagasi, pada saat nunggu bagasi kita semua ambil kesempatan buat ganti baju, cuci muka, gosok gigi dan tentu saja Dandan.. haha
dasar wanita..

setelah kita semua selesai dengan keperluan kita masing-masing, dan telah lengkap bagasi kita
kita berjalan menuju pintu keluar

untuk CUSTOM (Bea Cukai) Setempat
ga semua orang kena random sampling
yang kena om boy sama mas dimas, dan Jo TL kita kena.
alhasil kita lumayan lama nunggu nya

trus kita nunggu bis deh,
perjalan dari Bandara ke pusat kota pasris selama 45 menit.


tempat pertama yang dika kunjungi adalah Arc De Triomphe , dari dalam bisa kita sudah di wanti-wanti bakalan banyak yang akan mendekati, serem deh kaya orang mau nipu-nipu gt,
trus kita ke Des Invalides, Champs-Elysees, berjalan-jalan di sekitar Museum Lourve,
maksan siang kita diantar ke semacam Food Court di deket Museum Lourve,

setelah makan siang kami diantar menuju Benlux duty free di pusat kota yang ada beberapa orang Indonesia yang bisa membantu kita.. langsung saja saya menuju kounter Longchamp nya, secara udah ngidam banget beli tas ini, langsung beli 2 buat aku dan mama, om boy beli parfum, kita harus gabungin pembelanjaan kita supaya dapat pengembalian GST, PAris menerapkan minimal 250 Euro dalam setiap kali transaksi..

setelah itu kita menuju eiffel, dan kami hanya jalan-jalan di bawah menara eiffel kaena anginnnnnnnnya luar biasa kencangnya,

kita naik kapal.. per orang 25 euro tapu malah kita habiskan diatasnya dengan TIDUR
ga tau capek
atau anginnya kencang
yang jelas keluar kapal ak dan mas dima malah NGAKAK inget kita ngapainn kok kurang kerjaan malah tidur!!
hahhaha

setelah itu kita ke GAleri La FAyette, yang lain pada sibu belanja, kita ah sibuk cari makan malam aja.. walaupun abis makan kita lanjut belanja juga di sekitar sana, mas dimas nemu sepatu lucu, warna coklat akhirnya dibeli deh..

dan ttp bungkus makanan buat d bawa ke kamar.

setelah itu kami diantar menuju hotel, hotel yang kami tinggali untuk 2 malam ini adalah, NOVOTEL HOTEL NOISY..
setelah chek in kami pun istirahat di kamar masing-masing..




Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAPTIS ARKA

Baptis adalah syarat wajib seorang Katholik.. dimana baptis artinya dipermandikan dan menjadi bagian dari gereja Katholik.. aku dan suami Katholik itu sebabnya kami mempunyai tanggung jawab yang besar dan mendidik anak-anak kami dengan cara Katholik.. kami sebetulnya pun beum sempurna dalam menjalankan ajaran-ajaran agama kami.. tapi kami selalu mencoba mengajarkan dan memberi yang contoh yang baik anak kami.. Baptisan Arka di laksanakan di Solo, alasan memilih Solo karena keluarga besar kami ada di Solo dan pasti lebih kidmat ketika Sakramen Baptis Arka di hadiri oleh orang-orang yang menyanyanginya.. Arka dan Eyang Romonya Lebih berkesannya lagi, Romo yang akan membaptis Arka dalah Romo Ibnu Fajar Muhammad, MSF Romo yang senantiasa mengikuti hidupku, dari memberkati rumah dan kantor yang sekarang kami tempati di Denpasar ini, Upacara Siraman pernikahanku, Upacara Misa Midodareni sebelum pernikahanku, yang memberkati Air Upacara Mitoni aku hamil Arka, dan lebih lengkap la...

Wong Jowo ojo ilang/ngilangi JAWA ne (orang jawa jangan hilang/menghilangkan jawanya)

Bapak dari mama asli Klaten, ibu mama asli Karanganyar bapak dari papa asli Pedan besar di Laweyan, ibu papa asli Jagalan, Solo bapak mertua aku asli Tawangmangu, ibu mertuaku asli Wirengan, Baluwarti, Solo (aku jelasin gini semoga pada ngerti daerah-daerah itu) jadi kesimpulannya aku orang jawa tulen, suamipun jawa tulen.. aku dibesarkan oleh banyak ibu, seperti yang pernah aku kisahkan.. dan dari ibu-ibuku itu aku dibesarkan dengan falsafah dan aturan JAWA menurut aku, menguasai bahasa ibu adalah hal yang wajib, sebagai orang jawa aku harus bisa berbahasa jawa yang baik, dalam keseharianpun dirumah kami menggunakan bahasa jawa. aku diajarkan bagaimana jika  harus berbicara dengan orang lain, mama selalu bilang sama siapapun kita harus "boso"   boso artinya, aku harus berbahasa jawa halus dengan orang lain terlebih orang yang lebih tuwa, baik dia keluarga, kerabat, sampai penjual sayur di pasar dan tukang becakpun, harus kita hargai.. (aturan ini...

COOKING is My Passion

Sebagai seorang perempuan, wajar jika hobi memasak walaupun jaman sekarang laki-laki dan perempuan mempunyai derajat yang sama di dapur para Chef terkenalpun kebanyakan laki-laki dann adikku yang bernama Antonius Andika N Nusantara pun jauh-jauh menyebrang benua ke Australia menimba ilmu dalam hal Memasak.. ya dia Chef no 1 paling ganteng di dunia and im proud of HIM. anyway balik lagi ke dapur ibu andin dimana pak dimas sangat maklum dengan kebiasaan istrinya, kalo ga mau masak jangan di paksa masak, kalo udah masak jangan heran kalo menu yang di buat lebih dari 1. dari kecil emang hobi banget ama yang namanya masak eyang BUYUT ku, yang pernah aku ceritakan sebelumnya, eyang Mariam, yang lebih sering aku panggil Yuthi Jagalan, adalah tukang masak jagoan, bagaimana masakannya ga bakalan ada yang bsia ngalahin bahkan ga ada yang bsia menyamai, kalo beda tipis sih mungkin, dari mbah ti juga aku mengenal masak, setelah mbah ti aku dapat ajaran memasak dari nenekku...